Gempa Guncang Aceh, Orangtua Panik Jemput Anaknya di Sekolah

blogger templates


Gempa Guncang Aceh, Orangtua Panik Jemput Anaknya di Sekolah
Selasa, 22 Oktober 2013 | 14:46
Warga mengungsi saat gempa di Aceh [antara] Warga mengungsi saat gempa di Aceh [antara]
[BANDA ACEH] Para orang tua mendatangi sekolah-sekolah untuk menjemput anaknya pascagempa berkekuatan 5,6 skala richter yang menguncang Kota Banda Aceh dan sekitarnya, Selasa.

Wartawan Antara di Banda Aceh, Selasa, melaporkan jalan-jalan menuju sekolah seperti di Madrasah Ibtidaiyah Simpang Jambo Tape mendadak macet karena padatnya arus kendaraan para orang tua yang hendak menjemput anaknya.

"Saya khawatir atas keselamatan anak saya. Karenanya saat merasakan guncangan gempa langsung menjemput anak meski pulang sekolah belum waktunya. Biasanya saya menjemput anak-anak sekitar pukul 13.15 WIB," kata Zainal Abidin, warga Kota Banda Aceh.

Gempa berkekuatan 5,6 SR menguncang Aceh pada pukul 12.40 WIB. Pusat gempa di darat berkedalaman 10 kilometer di koordinat 5,29 lintang utara dan 95,42 bujur timur.

Pusat gempa berada pada 16 kilometer barat daya Kabupaten Aceh Besar atau atau 32 kilometer tenggaran Kota Banda Aceh.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sumber gempa berasal dari Sesar Sumatera, dan tidak berpotensi tsunami.

Gempa dirasakan kuat oleh masyarakat selama delapan hingga 10 detik. Guncangan gempa yang dirasakan sebagian masyarakat cukup keras itu sempat menimbulkan kepanikan dan mereka berhamburan ke luar rumah.

Nirwana, seorang penduduk mengatakan guncangan gempa cukup kuat dan terasa lama sehingga dirinya langsung turun dari lantai dua bangunan kantor.

"Saya takut sekali. Gempa kuat yang disertai tsunami pada 26 Desember 2004 masih membekas," kata Nirwana, yang juga salah seorang korban tsunami delapan tahun silam di Aceh. [Ant/L-9]