Spanduk dan Baliho Liar bisa sebabkan listrik padam

blogger templates


SURABAYA, KOMPAS.com — Menjamurnya baliho dan spanduk calon gubernur dan wakil gubernur serta calon anggota legislatif di tiang jaringan listrik akhir-akhir ini dikhawatirkan menjadi penyebab pemadaman tak terduga.

Karena itu, PT PLN (Persero) Distribusi Jatim mengimbau semua pihak untuk tidak lagi meletakkan baliho dan spanduk di tiang jaringan listrik. ''Sebanyak 3.500 petugas kami siagakan 24 jam untuk memantau dan menertibkan spanduk dan baliho tersebut,'' kata Manajer Komunikasi, Hukum, dan Administrasi PT PLN (Persero) Distribusi Area Jatim, Noerdjanto, Selasa (30/7/2013).


Kata Noerdjanto, meskipun pihaknya memastikan tidak akan ada pemadaman listrik saat Lebaran, tetapi pihaknya tidak menjamin bakal tidak terjadi pemadaman listrik akibat keadaan tidak terencana, seperti gangguan pada sistem jaringan tenaga listrik dan bencana alam.

''Termasuk gangguan oleh manusia, seperti peletakan baliho yang tidak di tempatnya dan layang-layang,'' tambahnya.

Terhitung sejak tujuh hari sebelum dan sesudah Lebaran, PLN tidak berencana melakukan pemadaman listrik untuk kepentingan pembangunan jaringan, rehabilitasi, atau pemeliharaan jaringan tenaga listrik. Apalagi, menurutnya, pasokan listrik untuk wilayah Jatim sangat mencukupi.

Saat ini, pasokan listrik Jatim mencapai 8.000 megawatt (MW)/ Sementara saat beban puncak, kebutuhan listrik di Jatim hanya di kisaran 4.500 MW. Artinya, masih ada surplus sekitar 3.500 MW.

Hingga Juni 2013 tercatat mencapai 9.775.243 pelanggan PLN di Jatim. Jumlah tersebut naik signifikan dibanding pada akhir 2012 yang masih tercatat 8.462.380 pelanggan.