Mendikbud : Unpad penerima bidikmisi terbanyak untuk Fakultas Kedokteran

blogger templates

Mendikbud: Unpad Penerima Bidikmisi Terbanyak untuk Fakultas Kedokteran

07/26/2013 (All day)
Jatinangor --- Untuk pertama kalinya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh melakukan kunjungan kerja ke Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) di Jatinangor, Jawa Barat. Kunjungan kerja Mendikbud diawali dengan berkeliling Kampus Unpad Jatinangor dengan menaiki odong-odong kampus. Usai berkeliling, Mendikbud menjadi khatib sholat Jumat berjamaah di gedung Rektorat Unpad, dan diakhiri dengan berdialog dengan mahasiswa penerima Bidikmisi.
Dalam penjelasan singkatnya, Rektor Unpad Ganjar Kurnia mengatakan ada 36 mahasiswa penerima Bidikmisi yang berkuliah di Fakultas Kedokteran Unpad. Jumlah itu merupakan jumlah tertinggi Bidikmisi untuk program studi Kedokteran dibanding perguruan tinggi lain. Hal tersebut diakui Mendikbud. "Satu-satunya FK di Indonesia yang paling banyak nerima bidikmisi di Unpad," ujar Mendikbud saat berdialog dengan mahasiswa Bidikmisi Unpad di Gedung Rektorat Unpad, Jumat siang, (26/7).
Mantan Menkominfo tersebut mengaku sangat terkesan dengan Kampus Unpad Jatinangor. Ia mengaku, ada tiga hal positif yang diamatinya saat pertama kali mengunjungi kampus tersebut. Pertama, ia mengakui kebersihan kampus sangat baik. "Saya kira the best one," pujinya yang diikuti tepuk tangan civitas akademika Unpad yang hadir. Kedua, ia melihat para mahasiswa banyak yang berkumpul di tempat-tempat terbuka. "Artinya atmosfer akademiknya bagus," katanya. Ketiga, ia memerhatikan adanya kerapihan manajemen dan keramahan sosial di Kampus Unpad Jatinangor.
Dalam dialog dengan mahasiswa penerima Bidikmisi, Mendikbud terbuka menerima pertanyaan dan masukan dari para mahasiswa. Salah satunya dari Dede Rohimah, mahasiswa penerima Bidikmisi yang saat ini berkuliah di Fakultas Kedokteran Gigi. Dede menanyakan status program profesi untuk program studi kedokteran dan kedokteran gigi. "Karena Bidikmisi perjanjiannya sampai sarjana," katanya. Mendikbud menjelaskan, saat ini memang anggaran Bidikmisi hanya untuk sampai program sarjana. Namun untuk ke depannya akan dianggarkan juga hingga untuk program profesi bagi sarjana kedokteran maupun sarjana kedokteran gigi. "Karena belum bisa memotong rantai kemiskinan karena belum praktik," jelasnya.
Mendikbud juga memberikan beasiswa S2 kepada mahasiswa Bidikmisi Unpad yang telah menyelesaikan program sarjananya dalam jangka waktu tiga tahun. Dhini, mahasiswa Jurusan Sejarah Unpad yang terdaftar sebagai penerima Bidikmisi pada tahun 2010, baru saja lulus pada Juli 2013 lalu. Mendikbud pun meminta Rektor Unpad untuk memberikan beasiswa S2 kepadanya sebagai bentuk apresiasi telah menyelesaikan program sarjana lebih cepat. (DM)