Pages

Rabu, 30 Oktober 2013

Sumpah Pemuda, Menteri Nuh Adakan Kongres Bahasa

Sumpah Pemuda, Menteri Nuh Adakan Kongres Bahasa

Sumpah Pemuda, Menteri Nuh Adakan Kongres Bahasa
Menteri Pendidikan, M Nuh saat meninjau lahan pembangunan Institut Teknologi Kalimantan di Balikpapan (5/8). TEMPO/ SG WIBISONO
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh menitipkan pesan Sumpah Pemuda di sela Kongres Bahasa Indonesia ke-X di Jakarta. Nuh mengingatkan para pemuda untuk bertanggung jawab atas masa depan bangsa.

“Masa depan bangsa ini di tangan sampeyan, para pemuda!" kata Nuh dengan logat Jawa Timur-nya di Hotel Grand Sahid Jaya, Senin, 28 Oktober 2013. Menurut Nuh, para pemuda harus sadar soal tanggung jawab besar yang menantinya.

“Bangsa yang baik itu seharusnya punya generasi muda yang berkualitas, lebih baik dari pendahulunya,” ujar Nuh. Dengan demikian, kehidupan bangsa itu semakin baik seiring dengan perkembangan zaman.

Nuh menyatakan sengaja menyelenggarakan Kongres Bahasa Indonesia ke-X pada 28 Oktober 2013. "Ini memang disengaja," kata dia. Kongres Bahasa, Nuh melanjutkan, memang merupakan peristiwa bersejarah sejak diselenggarakan pada 1938 di Solo, Jawa Tengah.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia Mahsun MS menyatakan, dipilihnya bahasa Melayu sebagai lingua nasional memang disengaja pada kongres bahasa perdana itu. "Karena bahasa Melayu (yang belakangan dikenal sebagai bahasa Melayu-Indonesia) memiliki persebaran yang luas," kata dia.

Bahasa Melayu bisa ditemukan mulai dari pelosok Sumatera, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua. "Padahal jumlah penuturnya hanya sekitar 500 ribu jiwa, kalah jauh dibandingkan penutur bahasa Jawa yang saat itu mencapai 41 juta jiwa."

Mahsun mengatakan, realita keberadaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan patut disyukuri. “Coba kalau waktu itu proklamasi Indonesia dilakukan pakai bahasa Jawa, belum tentu Indonesia bisa ada seperti sekarang ini.”

SUBKHAN

Selasa, 29 Oktober 2013

9 Fakta TentanG Kandungan Buah Anggur

9 FAKTA TENTANG KANDUNGAN BUAH ANGGUR
manfaat buah anggur

JIKA anda adalah orang yang sangat memperhatikan kesehatan, maka mengetahui nilai kandungan gizi buah anggur sangatlah penting. Selain memiliki rasa manis dan segar, anggur mengandung banyak vitamin, mineral, & antioksidan. Berikut beberapa fakta buah anggur yg mungkin belum banyak diketahui:


  1. Anggur memiliki banyak kandungan antioksidan seperti antosianin, flavonol, geraniol, linalol, nerol dan tannin. Antioksidan jenis tersebut adalah yg paling dianjurkan oleh para ilmuwan karena merupakan zat yg baik bagi pertahanan tubuh atas serangan berbagai jenis penyakit.
  2. Anggur merah memiliki senyawa campuran yg disebut resveratrol, disebut-sebut sebagai zat yg mampu menurunkan kolesterol tubuh serta meilndungi jantung. Zat ini berfungsi mengurangi endapan-endapan di dalam pembuluh darah sehingga resiko penyakit jantung dapat dihindari.
  3. Di setiap 1 gram kulit anggur segar mengandung 50 sampai 100 mikrogram resveratrol, tergantung jenis buah anggurnya. Zat ini juga mampu mengikis radikal bebas serta membantu pertumbuhan & perbaikan jaringan tubuh.
  4. Anggur dalam satu takaran santapan mengandung kira-kira 92 satuan internasional (IU) vitamin A yg bermanfaat bagi kesehatan mata, 0,19 miligram vitamin E yg baik untuk kesehatan kulit dan menangkal radikal bebas, dan 14.6 mikrogram vitamin K yg membantu menjaga & menormalkan kekentalan/kebekuan darah.
Sulit untuk dipercaya bukan? Masih ada lagi nih:

  1. Jenis anggur dan beri-berian lainnya yg dikeringkan, misalnya kismis, sultana (anggur kering jenis ini lebih dikenal di jazirah arab & eropa),dan currants (sejenis beri-berian) juga memiliki kandungan gizi yg banyak. Sebagai contoh, kismis memiliki banyak kandungan boron (boraks alami), sejenis mineral yg berfungsi menjaga kekuatan tulang.
  2. Anggur sangat baik bagi sistem pembuangan. Sari buah anggur membersihkan gumpalan-gumpalan kotoran & melancarkan pembuangan air seni, meningkatkan curahan cairan dari empedu, dan meluruhkan sisa-sisa pembuangan di dalam pencernaan. Sari buah anggur (jus) juga dapat membersihkan usus serta berfungsi sebagai pencahar ringan.
  3. Dalam sebuah penelitian ditemukan pula bahwa mengkonsumsi jus buah anggur yg tidak dikupas dapat membantu mengeliminasi infeksi mulut & tenggorokan.
  4. Flavonol di dalam benih buah anggur membantu penyembuhan buta senja, kerusakan retina, serta meningkatkan kualitas penglihatan.
  5. Gabungan zat-zat di dalam anggur dapat membantu penyehatan jantung, mengurangi angina (jantung kejang), dan dapat menormalkan tekanan jantung.

Minggu, 27 Oktober 2013

Hebat!! Film Animasi 3D Karya Anak SMK Diputar di 34 Bioskop di Indonesia

Hebat..!! Film Animasi 3D Karya Anak SMK Diputar di 34 Bioskop di Indonesia

10/24/2013 (All day)
Jakarta—Mulai hari ini para pengunjung bioskop akan mendapatkan tontonan yang berbeda dari biasanya. Mereka akan disuguhi sebuah maha karya film animasi tiga dimensi atau 3D, yang berkisah tentang petualangan seorang anak. Lalu apa istimewanya?
Film ini bukan film Hollywood garapan orang barat, yang selama ini sering menghiasi layar lebar tanah air, tetapi 100 persen karya anak bangsa. Film berjudul Petualangan Si Adi ini berdurasi 90 menit. Lebih istimewa lagi, film ini dibesut oleh para pelajar SMK. Wow..hebatt..!!
Film bergenre action komedi ini menceritakan tentang petualangan seorang anak SMK mencari pusaka-pusaka di nusantara. Ditemani oleh robotnya yang canggih B10 mereka menumpas kejahatan, yang ditebarkan oleh Raja Kegelapan Kokar. Film ini diproduksi oleh Batavia Pictures bekerja sama dengan Castle Production.
Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Kemdikbud Anang Tjahjono mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mendukung penuh penayangan film ini mulai proses pengembangan sampai eksekusi akhir. Lebih dari itu, kata dia, dukungan yang diberikan dimulai dari memberikan bantuan komputer ke sekolah sampai kepada bimbingan yang diberikan oleh guru. “Prosesnya beberapa tahun, mulai dari film serial sampai menjadi film besar,” katanya di Kemdikbud, Jakarta, Kamis (24/10/2013).
Anang mengatakan, pihaknya mendorong para pelajar SMK untuk terus berkarya menghasilkan produk bermutu. Dengan terus mengasah kemampuannya, kata dia, para siswa akan semakin pandai dan dapat bekerja sama dengan industri. “Kalau bisa produknya tidak hanya untuk konsumsi praktikum, tapi bisa dinikmati (masyarakat),” ujarnya.
Sekolah yang terlibat dalam pembuatan film ini adalah SMKN 3 Kasihan Yogyakarta, SMKN 5 Yogyakarta, SMKN 2 Wonosobo, SMKN 2 Jepara, SMKN 9 Surakarta, SMKN Tunas Harapan Pati, SMKN 11 Surabaya, SMKN 4 Malang, SMKN Bina Informatika Tangerang, dan SMK Pelita YNH Sukabumi.
Anang menambahkan, setelah membuat film ini para pelajar SMK tentunya mempunyai pengalaman lebih banyak. Hal ini , kata dia, bisa dijadikan sebagai modal untuk bekerja di industri animasi atau bahkan berwirausaha sendiri. “Jadi siswanya membuat industri perusahaan animasi dengan bimbingan guru-gurunya. Targetnya anak jadi wirausaha,” katanya.
Jadi tunggu apalagi segera sambangi bioskop XXI dan 21 di kota anda, serta terus dukung kreasi anak bangsa. Kota-kota yang hari ini sudah mulai menayangkan adalah di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Batam, Pekanbaru, dan Banjarmasin. Akan tayang juga di Kota Bogor, Semarang, Solo, Malang, Binjai, Palembang, Samarinda, dan Makassar. (ASW).

Sejarah Sumpah Pemuda

Sejarah Sumpah Pemuda

Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda merupakan suatu pengakuan dari Pemuda-Pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kerapatan Pemoeda-Pemoedi atau Kongres Pemuda II Indonesia yang hingga kini setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda
Kongres Pemuda II dilaksanakan tiga sesi di tiga tempat berbeda oleh organisasi Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) yang beranggotakan pelajar dari seluruh wilayah Indonesia. Kongres tersebut dihadiri oleh berbagai wakil organisasi kepemudaan yaitu Jong Java, Jong Batak, Jong, Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Jong Ambon, dsb serta pengamat dari pemuda tiong hoa seperti Kwee Thiam Hong, John Lauw Tjoan Hok, Oey Kay Siang dan Tjoi Djien Kwie.

Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh Indonesia. Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat.

Rapat pertama, Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Waterlooplein (sekarang Lapangan Banteng). Dalam sambutannya, ketua PPPI Sugondo Djojopuspito berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. Acara dilanjutkan dengan uraian Moehammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan

Rapat kedua, Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan. Kedua pembicara, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro, berpendapat bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, harus pula ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Anak juga harus dididik secara demokratis.

Pada rapat penutup, di gedung Indonesische Clubgebouw di Jalan Kramat Raya 106, Sunario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Sedangkan Ramelan mengemukakan, gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan sejak dini mendidik anak-anak disiplin dan mandiri, hal-hal yang dibutuhkan dalam perjuangan.

Adapun panitia Kongres Pemuda terdiri dari :

Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe'oed (Pemoeda Kaoem Betawi)
Peserta :
  •     Abdul Muthalib Sangadji
  •     Purnama Wulan
  •     Abdul Rachman
  •     Raden Soeharto
  •     Abu Hanifah
  •     Raden Soekamso
  •     Adnan Kapau Gani
  •     Ramelan
  •     Amir (Dienaren van Indie)
  •     Saerun (Keng Po)
  •     Anta Permana
  •     Sahardjo
  •     Anwari
  •     Sarbini
  •     Arnold Manonutu
  •     Sarmidi Mangunsarkoro
  •     Assaat
  •     Sartono
  •     Bahder Djohan
  •     S.M. Kartosoewirjo
  •     Dali
  •     Setiawan
  •     Darsa
  •     Sigit (Indonesische Studieclub)
  •     Dien Pantouw
  •     Siti Sundari
  •     Djuanda
  •     Sjahpuddin Latif
  •     Dr.Pijper
  •     Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)
  •     Emma Puradiredja
  •     Soejono Djoenoed Poeponegoro
  •     Halim
  •     R.M. Djoko Marsaid
  •     Hamami
  •     Soekamto
  •     Jo Tumbuhan
  •     Soekmono
  •     Joesoepadi
  •     Soekowati (Volksraad)
  •     Jos Masdani
  •     Soemanang
  •     Kadir
  •     Soemarto
  •     Karto Menggolo
  •     Soenario (PAPI & INPO)
  •     Kasman Singodimedjo
  •     Soerjadi
  •     Koentjoro Poerbopranoto
  •     Soewadji Prawirohardjo
  •     Martakusuma
  •     Soewirjo
  •     Masmoen Rasid
  •     Soeworo
  •     Mohammad Ali Hanafiah
  •     Suhara
  •     Mohammad Nazif
  •     Sujono (Volksraad)
  •     Mohammad Roem
  •     Sulaeman
  •     Mohammad Tabrani
  •     Suwarni
  •     Mohammad Tamzil
  •     Tjahija
  •     Muhidin (Pasundan)
  •     Van der Plaas (Pemerintah Belanda)
  •     Mukarno
  •     Wilopo
  •     Muwardi
  •     Wage Rudolf Soepratman
  •     Nona Tumbel


Rumusan Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin pada sebuah kertas ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin

Isi Dari Sumpah Pemuda Hasil Kongres Pemuda Kedua adalah sebagai berikut :


PERTAMA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Bertumpah Darah Yang Satu, Tanah Indonesia).

KEDOEA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Berbangsa Yang Satu, Bangsa Indonesia).

KETIGA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia).

Dalam peristiwa sumpah pemuda yang bersejarah tersebut diperdengarkan lagu kebangsaan Indonesia untuk yang pertama kali yang diciptakan oleh W.R. Soepratman. Lagu Indonesia Raya dipublikasikan pertama kali pada tahun 1928 pada media cetak surat kabar Sin Po dengan mencantumkan teks yang menegaskan bahwa lagu itu adalah lagu kebangsaan. Lagu itu sempat dilarang oleh pemerintah kolonial hindia belanda, namun para pemuda tetap terus menyanyikannya.


Apabila kita ingin mengetahui lebih lanjut mengenai banyak hal tentang Sumpah Pemuda kita bisa menunjungi Museum Sumpah Pemuda yang berada di Gedung Sekretariat PPI Jl. Kramat Raya 106 Jakarta Pusat. Museum ini memiliki koleksi utama seperti biola asli milik Wage Rudolf Supratman yang menciptakan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta foto-foto bersejarah peristiwa Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 yang menjadi tonggak sejarah pergerakan pemuda-pemudi Indonesia.


 dikutip dari : http://www.wikipedia.or

Info Persiapan Hari Sumpah Pemuda 2013

Berikut Petugas Upacara Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2013 :

Pemimpin                   : Budhi Santoso / 8.5

Dibantu Dengan Anggota Paskibra SMP YMIK

Protokol                   :  -

Pancasila                  : Umar Syafiq / 8.2

UUD 1945              : Teguh Firman / 8.6

Pembacaan Doa      : -

Dirigen                   : Kak Lusi / kelas 9 / pemandu musik

Musik  Oleh            :
 Anak - anak kelas 7 / 8  yang bisa bermain Pianika.

Pembina Upacara   : Kepala Sekolah SMP YMIK
                               ( Pk. Haris S.Ip )

 


Jumat, 25 Oktober 2013

Penyiksaan Topeng Monyet, dari Dipukul hingga Digantung

Penyiksaan Topeng Monyet, dari Dipukul hingga Digantung

Salah seekor monyet yang terjaring razia, Selasa (22/10/2013). (Fotografer - Grandyos Zafna)
Jakarta - Razia topeng monyet kembali dilakukan di ibu kota. Dalam beberapa hari razia, sedikitnya 16 ekor monyet bersama pawangnya digaruk tim gabungan yang terdiri di antaranya dari Satpol Pamong Praja dan Dinas Sosial.

Tak cuma menginstruksikan razia kepada jajarannya, Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) juga aktif turun ke lapangan memantau hasil razia.

Kebijakan Jokowi yang menertibkan topeng monyet direspons positif oleh Jakarta Animal Aid Network (JANN). Manajer Program Penyelamatan Hewan Domestik dari JANN, Karin Franken, mengungkapkan 30 persen dari 40 ekor monyet ekor panjang yang dirawat pihaknya positif terkena TBC dan hepatitis.

Namun, sekarang sudah pulih dan direhabilitasi di pusat penyelamatan satwa Cikananga, Sukabumi. Sebagian hewan yang diambil pada akhir 2011 dari beberapa pelaku sirkus topeng monyet itu terkena penyakit karena kotornya kandang.



Pemberian makan yang asal-asalan juga membuat monyet ini penuh cacing parasit. “Bahaya kalau menular ke manusia. Monyet kalau sudah terkena agak sulit disembuhkan. Beda dengan manusia yang masih bisa meski pengobatannya lama,” kata Karin saat ditemui detikcom di kantornya, Kamis (24/10).

Berdasarkan penelusuran JANN, menurut Karin, monyet untuk atraksi topeng monyet biasanya berusia muda sekitar delapan atau sembilan bulan. Jantan atau betina bisa digunakan asalkan masih muda. Monyet muda ini dilatih dengan cara disiksa oleh pemilik dalam waktu yang lama.

Tifatul : Anak Indonesia Tidak Kalah dengan Anak Asia, Eropa, dan Amerika!

Tifatul: Anak Indonesia Tidak Kalah dengan Anak Asia, Eropa, dan Amerika!

  • Penulis :
  • Kurnia Sari Aziza
  • Jumat, 25 Oktober 2013 | 10:13 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring | Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengapresiasi kreativitas anak bangsa yang berlaga di kompetisi Association for Computing Machinery-International Collegiate Programming Contest (ACM-ICPC).

Menurut dia, kreativitas dan potensi yang dimiliki oleh anak Indonesia tidak kalah dengan potensi anak-anak Asia, Eropa, bahkan Amerika. Dengan melihat segala potensi yang ada tersebut, Tifatul mengatakan, tugas pemerintah adalah menyediakan lahan dan media untuk bersemai.

"Dari bersemai kemudian bersemi dan berbunga. Tanpa ada lahan, bisa layu sebelum berkembang," ujar Tifatul saat memberikan pidato di acara Awarding Ceremony ACM-ICPC Asia-Jakarta Regional Contest 2013, di Auditorium Binus University Kampus Anggrek, Jakarta Barat, Kamis (24/10/2013) malam.

Setiap tahun, ACM (Association for Computing Machinery) menyelenggarakan ICPC (International Collegiate Programming Contest). ICPC merupakan perlombaan pemrograman komputer tingkat dunia. Regional Contest Director for Jakarta Indonesia Site sekaligus Dean of School of Computer Science Fredy Purnomo S.Kom, M.Kom, mengatakan, para pemenang perlombaan tingkat regional akan ikut bertanding dengan mahasiswa dunia lainnya di World Finals, St Petersburg, Rusia.

Tahun ini, Indonesia melalui Universitas Binus diberi kepercayaan oleh ACM ICPC headquarter untuk menjadi tuan rumah ACM ICPC Asia-Jakarta Regional Contest untuk yang kelima kalinya. Nantinya, para pemenang akan dikumpulkan di Rusia tahun depan. Untuk tahun ini, dalam proses babak penyisihan.

Fredy juga mengharapkan adanya dukungan menyeluruh dari pemerintah, industri, dan akademisi untuk terus menumbuhkembangkan potensi-potensi muda, khususnya di bidang ICT. Secara keseluruhan, ada 63 tim dari 23 universitas. Sebanyak 50 tim dari 14 universitas di Indonesia yang diambil dari Top 50 Indonesia National Contest yang diadakan pada (13/10/2013) lalu.

Tim Binus University sendiri, lanjut dia, sudah pernah lolos sebanyak lima kali di tingkat World Finals (San Jose, Atlanta, Jepang, Kanada, dan Swedia).
Editor : Latief

Kamis, 24 Oktober 2013

Tahun depan, Ujian Masuk PTN Gratis

Tahun Depan Ujian Masuk PTN Gratis
Peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) menyelesaikan soal-soal di SMAN 68, Jakarta, Selasa (12/6). TEMPO/Tony Hartawan

Berita Terkait

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan biaya pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2014 bakal ditanggung pemerintah.Direktorat Pendidikan Tinggi Kemendikbud menganggarkan dana sekitar Rp 245 miliar untuk biaya ujian masuk perguruan tinggi itu. "Sudah dianggarkan, untuk SNMPTN akan ditanggung pemerintah, sedangkan untuk SBMPTN diusahakan ada penurunan biaya pendaftaran," ujar Dirjen Dikti Djoko Santoso kepada Tempo, Rabu, 23 Oktober 2013.

Alokasi anggaran senilai Rp 245 miliar itu meliputi masing-masing Rp 100 miliar untuk kedua ujian, dan Rp 45 miliar untuk biaya teknis teknologi informasi. Menurut Djoko, alokasi anggaran itu didasarkan pada jumlah peserta pada tahun sebelumnya.

Dia mengatakan jumlah itu cukup untuk membiayai kesuluruhan peserta yang akan ikut ujian. "Nanti bisa ketahuan melalui pendaftaran online," kata dia. Namun Djoko belum bisa merinci jumlah biaya per unit peserta ujian. Dia juga belum merinci berapa jumlah biaya unit yang akan ditanggung pemerintah dalam SBM PTN.

Politikus Golkar yang juga anggota Komisi Pendidikan DPR, Zulfadli, menyambut baik langkah pemerintah menanggung biaya ujian perguruan tinggi. "Kan sayang sekali jika sudah bayar mahal-mahal ternyata tidak lulus ujian," kata dia.

Menurut Zulfadli, sejak pembahasan anggaran tahun lalu, DPR sudah meminta biaya ujian ditanggung oleh pemerintah. "Ini sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang belum mampu."

SUBKHAN

Selasa, 22 Oktober 2013

Gempa Guncang Aceh, Orangtua Panik Jemput Anaknya di Sekolah



Gempa Guncang Aceh, Orangtua Panik Jemput Anaknya di Sekolah
Selasa, 22 Oktober 2013 | 14:46
Warga mengungsi saat gempa di Aceh [antara] Warga mengungsi saat gempa di Aceh [antara]
[BANDA ACEH] Para orang tua mendatangi sekolah-sekolah untuk menjemput anaknya pascagempa berkekuatan 5,6 skala richter yang menguncang Kota Banda Aceh dan sekitarnya, Selasa.

Wartawan Antara di Banda Aceh, Selasa, melaporkan jalan-jalan menuju sekolah seperti di Madrasah Ibtidaiyah Simpang Jambo Tape mendadak macet karena padatnya arus kendaraan para orang tua yang hendak menjemput anaknya.

"Saya khawatir atas keselamatan anak saya. Karenanya saat merasakan guncangan gempa langsung menjemput anak meski pulang sekolah belum waktunya. Biasanya saya menjemput anak-anak sekitar pukul 13.15 WIB," kata Zainal Abidin, warga Kota Banda Aceh.

Gempa berkekuatan 5,6 SR menguncang Aceh pada pukul 12.40 WIB. Pusat gempa di darat berkedalaman 10 kilometer di koordinat 5,29 lintang utara dan 95,42 bujur timur.

Pusat gempa berada pada 16 kilometer barat daya Kabupaten Aceh Besar atau atau 32 kilometer tenggaran Kota Banda Aceh.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sumber gempa berasal dari Sesar Sumatera, dan tidak berpotensi tsunami.

Gempa dirasakan kuat oleh masyarakat selama delapan hingga 10 detik. Guncangan gempa yang dirasakan sebagian masyarakat cukup keras itu sempat menimbulkan kepanikan dan mereka berhamburan ke luar rumah.

Nirwana, seorang penduduk mengatakan guncangan gempa cukup kuat dan terasa lama sehingga dirinya langsung turun dari lantai dua bangunan kantor.

"Saya takut sekali. Gempa kuat yang disertai tsunami pada 26 Desember 2004 masih membekas," kata Nirwana, yang juga salah seorang korban tsunami delapan tahun silam di Aceh. [Ant/L-9]  

Minggu, 20 Oktober 2013

INFORMASI PENTING - Tugas B.Indonesia

Assalamualaikum, Wr/Wb
Di informasi kan kepada Siswa/i 8.6 . jangan lupa untuk membuat tugas Novel  ,  hari Rabu dibawa, tulis di buku tugas. terima kasih
Wassalamualaikum, Wr/Wb

INFOERMASI PENTING UNTUK KELAS 8 - SENI BUDAYA

Assalamualaikum, Wr/Wb
Ditunjukkan kepada Seluruh Kelas 8 SMP YMIK, untuk membuat kelompok tarian masing - masing siswa 10 orang laki - laki dan perempuan.

Terima Kasih.

Wassalamualaikum, Wr/Wb

Asteroid Raksasa Bisa Menghantam Bumi pada 26 Agustus 20132

Asteroid Raksasa Bisa Menghantam Bumi pada 26 Agustus 2032

  • Penulis :
  • Yunanto Wiji Utomo
  • Jumat, 18 Oktober 2013 | 18:01 WIB
Ilustrasi tumbukan asteroid. | Scienceblog

KOMPAS.com — Astronom asal Ukraina menemukan asteroid raksasa yang berpotensi menghantam Bumi pada tahun 2032, walaupun potensinya kecil menurut perkiraan saat ini.

Asteroid berukuran 410 meter yang diberi nama 2013 TV135 tersebut ditemukan minggu lalu lewat pengamatan di Crimean Astrophusical Observatory di Ukraina. Demikian menurut pernyataan Minor Planet Center, International Astronomical Union.

Pada Kamis (18/10/2013), penemuan dikonfirmasi oleh lima astronom, termasuk dari Italia, Spanyol, Inggris, dan Buryatia.

Asteroid tersebut, demikian dilaporkan Ria Novosti, Kamis kemarin, termasuk dalam kategori asteroid yang berpotensi menumbuk Bumi. Menurut orbitnya, asteroid bisa terbawa pada jarak kurang dari 7,5 juta kilometer dari orbit Bumi.

Jarak minimum antara orbit asteroid tersebut dan Bumi pada tahun 2013 adalah 1,7 juta kilometer.

Peluang asteroid ini menumbuk Bumi pada 26 Agustus 2032 adalah 1 dibanding 63.000.

Timur Kryachko dari Crimean Astrophysical Observatory mengungkapkan, astronom baru bisa mengevaluasi lagi potensi tumbukan dan tempat tumbukannya di Bumi pada tahun 2028.

"Ini adalah pekerjaan besar bagi industri kita," kata Smitry Rogozin, Deputi Perdana Menteri Rusia.

2013 TV135 diberi rating 1 dari 10 dalam Skala Torino, menunjukkan bahwa potensi yang relatif kecil sebenarnya.

Namun, bila menumbuk Bumi, maka asteroid ini bisa mengakibatkan ledakan setara 2.500 megaton TNT atau setara dengan 50 kali lebih besar dari ledakan bom atom terbesar di Bumi.
Editor : Yunanto Wiji Utomo

Jumat, 18 Oktober 2013

Serangan Cyber dari Indonesia Menggila,Apa Sebabnya?

http://us.images.detik.com/content/2013/10/18/323/tampilandos460.jpg
Jakarta - Data yang cukup mengejutkan baru saja digelontorkan Akamai Technologies. Di situ tertulis bahwa Indonesia menempati urutan teratas sumber serangan cyber di seluruh dunia.

Dibandingkan pada kuartal pertama 2013 hingga akhir kuartal kedua 2013, jumlah serangan yang berasal dari Indonesia meningkat dua kali lipat.

Berdasarkan laporan keamanan tersebut, Indonesia mengantongi porsi terbesar serangan dengan perolehan 38%, naik 17% dari periode sebelumnya. Sedangkan China, yang sebelumnya mendominasi, kini hanya memiliki porsi 33%.

Menurut pengamatan Alfons Tanujaya, praktisi keamanan internet dari Vaksincom, data yang dikeluarkan oleh Akami itu terbilang mencengangkan. Terlebih jika membandingkan jumlah IP di Indonesia dengan negara lain.

"Indonesia itu cuma punya IP publik sekitar 5,8 juta, China ada 100 juta lebih dan Amerika 145 juta lebih. Lalu kok bisa, Indonesia mengalahkan mereka (serangan cyber China dan AS-red.)," kata Alfons, saat berbincang dengan detikINET, Jumat (18/10/2013).

Menurutnya, ada beberapa hal yang jadi pemicu Indonesia sebagai sarang serangan cyber. Salah satunya kontrol keamanan internet yang kurang ketat dari pemerintah dan kurangnya kepedulian para pihak penggelola IP di Tanah Air.

"Mereka yang mengelola harusnya sadar, dan bisa mengambil langkah-langkah untuk mengamankan server mereka. Harusnya mereka malu dengan kejadian ini," tegas Alfons

Survei Integritas KPK : Kemendikbud Peringkat Pertama!

Survei Integritas KPK: Kemendikbud Peringkat Pertama!

  • Jumat, 18 Oktober 2013 | 13:57 WIB
Berdasarkan survei yang dilakukan KPK tersebut terdapat 16 instansi/lembaga dengan skor pengalaman integritas > 7. Berturut-turut peringkat 1 s.d.6 adalah Kemdikbud (8,06), PT.Jamsostek (8,02), PT.Angkasa Pura II (7,65), Badan Koordinasi Penanaman Modal (7,63), Kementerian Kesehatan (7,62), dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (7,59). | M Latief/KOMPAS.com

Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ainun Na'im mengatakan bahwa melalui peningkatan kinerja dan integritas layanan pendidikan dan kebudayaan akan tercipta sinergitas sumber daya pendidikan dan kebudayaan, terutama untuk mengatasi permasalahan dan kendala-kendala yang dihadapi serta upaya memperbaikinya.

Evaluasi pelaksanaan program dan capaian kinerja pembangunan pendidikan dan kebudayaan tersebut terkait survei integritas kementerian dan lembaga meraih skor tertinggi berdasarkan survei integritas sektor publik 2012 yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Skor ini diraih pada aspek pengalaman integritas, yang merefleksikan pengalaman responden terhadap tingkat korupsi yang dialaminya.

Inspektur Jenderal Kemendikbud Haryono Umar mengatakan pada saat workshop pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi terkait pencegahan dan pemberantasan korupsi di lingkungan Kemendikbud bahwa penyimpangan itu dimulai dari hal yang kecil, membesar dan membesar, dan bahkan tujuan utamanya bisa tidak tercapai karena adanya penyimpangan. Oleh karena itu, Inspektorat Jenderal Kemendikbud terus melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada semua unit kerja kemdikbud.

"Karena kita bekerja di lingkungan Kemendikbud, mari kita membangun pendidikan dan kebudayaan yang bebas dari korupsi dengan keterbukaan," ujar Umar di Jakarta, Jumat (18/10/2013).

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh menyatakan telah menerima dengan baik penilaian berbagai lembaga yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai upaya perbaikan ke depan. Menurut dia, yang penting adalah cara melakukan penilaian sesuai dengan perkembangan zaman.

"Integritas Kemendikbud sangat positif, dengan nilai paling tinggi," katanya.

Berdasarkan survei yang dilakukan KPK tersebut terdapat 16 instansi/lembaga dengan skor pengalaman integritas > 7. Berturut-turut peringkat 1 sd 6 adalah Kemendikbud (8,06), PT Jamsostek (8,02), PT Angkasa Pura II (7,65), Badan Koordinasi Penanaman Modal (7,63), Kementerian Kesehatan (7,62), dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (7,59).

Aspek lain yang digunakan dalam survei adalah potensi integritas, yang merefleksikan faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan terjadinya korupsi. Jika ditotal, untuk instansi pusat, Kemendikbud di posisi dua dengan skor 7,43. Posisi pertama ditempati PT Jamsostek (7,49).

Hasil survei tersebut menyatakan bahwa rata-rata Indeks Integritas Nasional (IIN) pada tahun 2012 adalah 6,37. Dengan perincian nilai rata-rata integritas di tingkat pusat sebesar 6,86, nilai rata-rata integritas sektor publik di tingkat instansi vertikal sebesar 6,34, dan nilai rata-rata integritas di tingkat daerah 6,32.

Namun, nilai integritas daerah relatif lebih rendah dibanding nilai integritas instansi di tingkat pusat maupun instansi vertikal. IIN sedikit naik dibandingkan tahun sebelumnya (dari 6,31 pada tahun 2011).

Survei tersebut juga menyebutkan, ada 45 persen (atau 38 instansi/pemerintah daerah), yang pencapaian nilai indeks integritasnya masih di bawah rata-rata nasional. Tercatat, ada 20 persen (atau 17 instansi/pemerintah daerah) yang pencapaian indeks integritasnya masih di bawah standar yang ditetapkan KPK, yaitu 6,00. Responden survei yang dilakukan KPK mencakup instansi pemda, instansi vertikal, dan instansi pusat. (JS)
Editor : Latief

Kamis, 17 Oktober 2013

Tirta Nursari, Pejuang Pendidikan dari Warung Pasionaon

Tirta Nursari, Pejuang Pendidikan dari Warung Pasinaon

  • Penulis :
  • Kurnia Sari Aziza
  • Kamis, 17 Oktober 2013 | 09:36 WIB
Tirta Nursari saat ditemui Kompas.com di puncak acara Hari Aksara Internasional 2013 di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta, Jumat (12/10/2013) lalu. | C10-12/Kurniasari Azizah
KOMPAS.com - Pasinaon berasal dari kata 'sinau', yang artinya 'belajar' dalam bahasa Jawa. Dari kata itulah, Tirta Nursari terinspirasi menamakan wadah belajar yang didirikannya dengan Warung Pasinaon. Terletak di di desa Bergaslor, Semarang, Jawa Tengah, di tempat itulah Tirta Nursari memulai perjuangannya mendidik masyarakat tanpa memungut bayaran sepeser pun.

"Jadi, pintar itu enggak harus mahal, kok," kata Tirta Nursari.

Ia mengaku tergerak untuk menggagas dan mendirikan sebuah ruang komunitas nonprofit lantaran sebagian masyarakat di desanya menganggap bahwa pendidikan adalah sesuatu yang mahal. Tak heran, muncul anggapan bahwa tidak setiap orang berhak mendapatkan pendidikan. Ketika anak-anak di desa itu berpikir kondisi ekonomi keluarga mereka tak lagi mampu membiayai pendidikan, mereka tidak tahu siapa yang akan bertanggung jawab membiayai sekolahnya.

Beruntung, Tirta mengaku, dirinya punya banyak teman dan saudara yang mau diajak bersama-sama, bergandengan tangan memajukan kualitas pendidikan anak-anak desa yang sebagian besar adalah anak-anak buruh garmen. Tepatnya pada 2007, ia membentuk Warung Pasinaon. Tagline-nya tidak main-main; "Jadi pintar enggak harus mahal"!.

"Karena semuanya gratis di tempat kami. Mereka bisa datang sesuka hati, bisa saling berinteraksi satu sama lain," kata Tirta, saat ditemu di Puncak Acara Hari Aksara Internasional, di Kantor Kemendiknas, Jakarta, Jumat (12/10/2013) lalu.

Sebagai masyarakat yang saat itu telah memiliki kemampuan membaca dan menulis, Tirta merasa perlu berkontribusi melalui satu gerakan kecil, guna melestarikan kemampuan baca dan tulis. Ia percaya, kemampuan baca dan tulis memberi pengaruh sangat nyata dalam hidup seseorang.

Untuk tujuan tersebut, Tirta memulainya dari anak-anak desa yang sehari-harinya jarang mendapat perhatian orangtuanya lantaran jadwal tidak menentu sebagai buruh pabrik. Tirta berinisiatif memberikan pendampingan belajar melalui pembentukan Warung Pasinaon tersebut. Di sana, anak-anak itu bisa menuangkan segala bentuk kreatifitas mereka, seperti bernyanyi, menari, mendongeng, membuat wayang boneka, dan keterampilan lainnya.

Dengan berkumpul, berinteraksi, dan melakukan aksi kreatif, Tirta mengaku yakin, perlahan rasa kepercayaan diri akan muncul di dalam diri anak-anak tersebut. Pernah suatu ketika, tutur Tirta, anak-anak murid Warung Pasinaon mengisi acara menari di tingkat kabupaten.

"Tiba-tiba saja ada insiden tape-nya mati," kisah Tirta.

Saat itu, Tirta mengaku panik dan takut. Ia merasa, mental anak-anak akan jatuh dan mereka berhenti menari.

Namun, tak disangka, lanjut dia, ternyata ada seorang anak yang berinisiatif untuk mengambil mikrofon.

"Apa yang dilakukannya? Anak itu menyanyikan lagu untuk tarian tersebut. Anak itu menyanyi, dan teman-teman lainnya melanjutkan menari," kata Tirta.

Melihat itu, Tirta mengaku sangat senang. Ia merasa, kepercayaan diri dan keberaniannya sudah tertanam pada diri anak-anak tersebut.

"Walaupun mereka hanya anak buruh pabrik, kuli pasir, dan sebagainya, bukan berarti mereka tidak berhak mendapatkan pendidikan layak," ujarnya.

Melatih kewirausahaan

Seiring berjalannya waktu, Warung Pasinaon tak lagi hanya digunakan sebagai lokasi penampungan kreatifitas anak-anak. Lokasi "warung" yang merupakan rumah pribadi Tirta itu juga digunakan sebagai tempat berwirausaha para wanita dan ibu-ibu yang merasa kurang memiliki keterampilan.

Salah satu keterampilan wirausaha di tempat itu adalah mengolah kaleng dan barang bekas menjadi sebuah polybag atau kantong belanja ramah lingkungan. Suatu ketika, pembantu rumah tangga (PRT) yang sehari-hari bekerja kepada Tirta mengundurkan diri dari pekerjaannya. Ia merasa sudah saatnya untuk 'naik kelas' dengan menjadi buruh di pabrik. Namun, saat itu itu, Tirta mengingatkan kepada pembantunya itu untuk tidak meninggalkan rumahnya dan kemudian menjadi buruh.

"Kalau kamu jadi buruh pabrik, kamu akan jadi pembantu terus dan enggak akan naik kelas," kata Tirta.

Akhirnya, si pembantu mengurungkan niatnya keluar dari rumah Tirta. Kini, ia malah berhasil membuat berbagai tas kain yang terbuat dari kain perca. Hasil karyanya itu bahkan sudah diperjualbelikan di unit usaha Universitas Diponegoro, Semarang.

Satu waktu, Tirta melanjutkan, membaurnya anak-anak dan masyarakat yang sudah dewasa untuk berwirausaha di Warung Pasinaon ini pernah membuatnya kecele. Itu terjadi lantaran ada buku orang dewasa yang selayaknya tidak dibaca oleh anak-anak.

Apa yang terjadi? Karena peristiwa itu, Tirta rela menggadaikan sertifikat tanahnya untuk membuat sebuah ruangan di samping rumahnya. Ruangan itu khusus digunakan untuk wirausaha remaja hingga dewasa. Sementara untuk mereka yang masih anak-anak, Tirta tetap merelakan penggunaan ruangan di rumahnya sebagai "warung" tersebut. Dengan pemisahan ruang itu, kini Tirta merasa lebih mudah mengawasi dan mengontrol buku-buku untuk orang dewasa agar jangan tidak jatuh ke tangan anak-anak itu lagi.
Laboratorium kehidupan
Tirta mengaku, dirinya merasa perlu terus bersyukur atas anugerah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Sebab, di awal langkahnya membentuk Warung Pasinaon pada 2007 silam, hanya 14 anak yang mau belajar di sana. Lokasinya pun bukan di rumahnya, melainkan di sebuah mushala di desa Bergaslor.

Di sana, anak-anak memiliki jadwal tetap, mulai dari belajar Bahasa Inggris, dongeng Nabi, dan diakhiri dengan Shalat Dhuha berjamaah. Namun, Warung Pasinaon di tempat ibadah itu hanya bertahan selama satu bulan. Saat itu, tak sedikit warga yang memandang kalau mushala tak boleh digunakan untuk kegiatan lainnya, selain beribadah.

Karena belum memiliki rumah, Tirta pun memutar pikirannya, akan kemanakah Warung Pasinaon ini selanjutnya. Namun, Tirta mengaku, hambatan tempat tak boleh jadi penghalang passion-nya untuk mengajarkan anak-anak.

Beruntung, saat itu, masyarakat mulai memandang positif keberadaan Warung Pasinaon. Tak sedikit dari mereka yang menyediakan ruang tamu, garasi, maupun terasnya untuk dipergunakan melakukan kegiatan-kegiatan kreatif.

"Kalau dihitung-hitung sudah empat kali pindah, dan yang kelima, akhirnya bisa dilakukan di rumah saya," ujar dia.

Menjadi seorang pejuang pendidikan, lanjut Tirta, bisa dilakukan oleh setiap orang. Banyak orang saat ini memasrahkan buta aksara mereka pada para tutor maupun para pelaku praktisi di lapangan. Padahal, tutorial itu bisa diterapkan di rumah masing-masing.

"Tidak perlu menjadi orangtua biologis untuk melakukan pendampingan pada anak-anak. Asalkan kita merasa sebagai orang tua yang dapat memberikan perhatian dan kepedulian kepada siapapun dengan cara apapun, maka persoalan bisa diminimalisir," ucapnya.

Kini, walaupun telah memiliki Warung Pasinaon, Tirta masih memiliki mimpi besar untuk memiliki sebuah sekolah dengan laboratorium khusus, yang kelak ia namakan "laboratorium kehidupan". Di sekolah itu, ia bercita-cita, tak ada lagi batasan umur untuk mereka yang mau belajar.

Tirta juga berharap, kelak di sekolah itu orang-orang bisa berwirausaha, selain bisa menulis, dan membaca. Ia mengatakan, akan ada empat literasi yang diingingkannya untuk menjadi kurikulum di sekolahnya itu, antara lain literasi budaya, kewirausahaan, kesehatan, dan edukasi formal.

"Jadi, menurut saya, taman bacaan dan perpustaakan itu tidak hanya berkutat pada buku, menulis, dan membaca. Tetapi, bagaimana menulis dan membaca itu dapat mempengaruhi seseorang, termasuk menyelesaikan PR kita menghadapi kemiskinan dan keterbatasan," pungkas Tirta.
Editor : Latief

Beasiswa Unggulan,Bantu Pendidikan Bibit Unggul Generasi Bangsa

Beasiswa Unggulan, Bantu Pendidikan Bibit Unggul Generasi Bangsa

  • Kamis, 17 Oktober 2013 | 08:34 WIB
Jika dalam seleksi ditemukan adanya kesamaan nilai di antara pelamar Beasiswa Unggulan, maka Kemdikbud akan melihat latar belakang ekonominya. Prioritas diberikan kepada pelamar dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah, dengan tujuan untuk memutus rantai kemiskinan. | www.shutterstock.com
KOMPAS.com - Dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di segala bidang, khususnya mutu pendidikan dan pengembangan potensi sumber daya daerah yang dinilai masih sangat rendah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mencanangkan Program Beasiswa Unggulan tingkat Nasional dan Internasional sejak 2006 lalu. Pengertian unggulan di sini adalah keutamaan pada pengembangan sistem pembelajaran, prestasi calon peserta dan bidang studi yang dikembangkan di perguruan tinggi penyelenggara sehingga pemenuhan arti unggulan dapat salah satu, salah dua atau semuanya dari hal tersebut.

Program Beasiswa Unggulan membawa misi untuk melahirkan insan terbaik bangsa yang memiliki pemahaman kebangsaan secara komprehensif, integritas dan kredibilitas tinggi, berkepribadian, unggul, moderat, serta peduli terhadap kehidupan bangsa dan negara. Tujuan utama program ini adalah untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia Indonesia berdaya saing global sehingga mendukung pembangunan dan pengembangan potensi daerah masing-masing melalui prestasi putra-putri terbaiknya dalam dunia pendidikan.

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (PKLN) Kemdikbud, Ananto Kusuma Seta mengatakan, setidaknya ada tiga kriteria harus dimiliki pelamar Beasiswa Unggulan.

"Pertama, tentu si calon penerima punya potensi untuk menjadi orang unggul. Kedua, apakah sudah diterima di perguruan tinggi. Ketiga, kami berlakukan tes psikologi. Karena, bisa jadi, setelah dites anak ini ternyata bermasalah dan kemungkinan kuliahnya tidak selesai," jelasnya.

Pemberian Beasiswa Unggulan memang mensyaratkan pelamar harus terlebih dahulu diterima di perguruan tinggi tempatnya ingin menuntut ilmu, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Sementara bentuk beasiswa yang dapat dipilih si pelamar bermacam-macam.

Peserta program Beasiswa Unggulan yang lolos seleksi, baik di perguruan tinggi penyelenggara maupun dari Sekretariat Beasiswa Unggulan, akan menerima beasiswa dalam bentuk salah satu dan/atau kombinasi dari beragam bentuk beasiswa tersebut. Beberapa bentuk Beasiswa Unggulan itu antara lain berbentuk biaya hidup, biaya pendidikan, biaya buku, biaya penelitian, biaya publikasi ilmiah, tunjangan prestasi, tunjangan kreativitas, dan bantuan beasiswa bagi peneliti, penulis, pencipta, seniman, wartawan, olahragawan dan tokoh.

Pada penyelenggaraan program Beasiswa Unggulan dibutuhkan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah, industri dan masyarakat. Dengan demikian, pendanaan untuk pelaksanaan program tersebut diperlukan pola tersendiri. Pendanaan beasiswa yang bersumber dari dana APBN dipertanggungjawabkan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Tidak selalu seratus persen Beasiswa Unggulan di tempat kami itu berasal dari uang kementerian. Kita bekerja sama dengan beberapa bank. Contohnya Bank BNI, Bank CIMB Niaga. Itu namanya Beasiswa Unggulan CIMB Niaga, Beasiswa Unggulan BRI," ujar Ananta.

Sesuai amanat pasal 51 Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, pendanaan Beasiswa Unggulan di samping dari Pemerintah Pusat juga ada peran serta dari pemerintah daerah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta pihak-pihak lain dalam bentuk hibah. Hibah yang dimaksud diperoleh dari negara sahabat, badan internasional, yayasan dalam dan luar negeri, keuntungan dari perusahaan milik negara (BUMN) dan perusahaan swasta nasional serta multinasional yang bersifat tidak mengikat dan disisihkan serta dijalankan untuk melaksanakan Corporate Social Responsibility (CSR).

Ananto menambahkan, jika dalam seleksi ditemukan adanya kesamaan nilai di antara pelamar Beasiswa Unggulan, maka Kemdikbud akan melihat latar belakang ekonominya. Prioritas diberikan kepada pelamar dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah, dengan tujuan untuk memutus rantai kemiskinan.

Ardian Widiarto, seorang penerima Beasiswa Unggulan mengatakan, Program Beasiswa Unggulan sangat membantunya menempuh dan menyelesaikan pendidikan S2 – Magister Akuntansi di Universitas Sebelas Maret.

"Dengan kondisi orang tua saya petani dan saya sendiri belum bekerja, kami merasa sangat terbantu dengan adanya Program Beasiswa Unggulan terutama dalam hal biaya pendidikan. Pengalaman dan pengetahuan baru pun saya dapatkan, semoga berguna bagi saya pribadi dan tentu saja bagi bangsa dan negara Indonesia. Semoga Program Beasiswa Unggulan terus ada dan pemerintah memunculkan program lain yangsejenis demi mencerdaskan kehidupan bangsa," kata Ardian. (DM)

Rabu, 16 Oktober 2013

Kumpulan Soal Ujian Sekolah SMP Kelas IX Tahun 2012

KUMPULAN SOAL UJIAN SEKOLAH SMP KELAS IX TAHUN 2012

Untuk mendownload klik nama mata pelajaran
BHS INDONESIA AGAMA ISLAM AGAMA KRISTEN
BHS INGGRIS P K n TIKOM
MATEMATIKA I  P  S SENI BUDAYA
I  P  A P L K J TATA BOGA

 SOAL BARU 2015 :

Sesuai Kisi-kisi Ujian Sekolah IPS :

SOAL : SOAL US IPS 2015 SMP/MTs

Kunci Jawaban :

UNDUH DISINI

KUMPULAN SOAL LATIHAN OSN

Untuk mendownload klik nama mata pelajaran
FISIKA KAB 2008 FISIKA KAB 2009 FISIKA KAB 2010
FISIKA PROP 2009 BIOLOGI 2011 LAT BIOLOGI 1
LAT BIOLOGI 2 LAT BIOLOGI 3 BIOLOGI MIX
KUNCI BIOLOGI 1 KUNCI BIOLOGI 2 KUNCI BIOLOGI 3

KUMPULAN SOAL UAS GENAP KELAS IX TAHUN 2012

Untuk mendownload klik nama mata pelajaran
BHS INDONESIA AGAMA ISLAM AGAMA KRISTEN
BHS INGGRIS PKn SENI BUDAYA
MATEMATIKA I P S I P A
TIKOM PLKJ KUNCI
Kunci dan pembahasan Soal UAS Genap IPA  Kls IX / 2011 , untuk download silakan klik disini
Soal Ulangan Akhir Semester (UAS) Genap Kelas IX IPA Tahun 2011 , untuk download silakan klik disini
Soal Ulangan Akhir Semester (UAS) Genap Kelas IX Matematika Tahun 2011 , untuk download silakan klik disini
Soal Latihan Ujian Nasional  I P A  2012  , untuk download silakan klik disini
Soal Latihan Ujian Nasional  Matematika 2012  , untuk download silakan klik disini
Soal Latihan Ujian Nasional  Bahasa Inggris 2012  , untuk download silakan klik disini
Soal Latihan Ujian Nasional  Bahasa Indonesia 2012  , untuk download silakan klik disini
Soal Latihan UN Matematika 2012dalam bentuk powerpoint , untuk download silakan klik disini

SMK, Pilihan Hidup Generasi Muda

SMK, Pilihan Hidup Generasi Muda

Pada dasarnya, lulusan SMK juga dapat melanjutkan ke perguruan tinggi (PT), walaupun secara skema mereka dapat menjadi pekerja atau berwirausaha. Tak ada perbedaan untuk masuk perguruan tinggi dari sekolah SMA maupun SMK. | Dok. Kemdikbud

Pada jenjang pendidikan menengah, pendidikan jalur sekolah menengah kejuruan (SMK) diharapkan menghasilkan tamatan berkarakter, mampu mengembangkan keunggulan lokal, dan mumpuni untuk bersaing di pasar global. SMK juga harus mempunyai partner industri guna menjaga kualitas lulusan sesuai kebutuhan industri. 

Seperti disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah, Mustagfirin, di Jakarta, Jumat (1/3/2013) lalu, kebutuhan industri terhadap teknisi kelas menengah sangat tinggi. Kondisi demikian merupakan peluang bagi lulusan SMK untuk mendapatkan pekerjaan di sektor industri.

Setidaknya, ada tiga keuntungan bisa diperoleh para siswa lulusan SMK. Pertama, SMK berperan sebagai elevator atau tangga tercepat dari masyarakat yang berasal dari kalangan kurang mampu untuk bisa menaikkan taraf hidupnya. Kedua, lulusan SMK bisa memiliki pilihan dalam hidupnya. Setelah lulus sekolah, mereka mempunyai pilihan untuk bekerja atau berwirausaha.

"Nantinya, begitu ada pendapatan, dia akan berpikir untuk meningkatkan kompetensi dan taraf hidupnya dengan sekolah lagi," ujar Mustagfirin.

Ketiga, lanjut Mutagfirin, SMK mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan industri di Indonesia.

Ujian SMK
Peraturan Mendikbud Nomor 3 Tahun 2013 sangat jelas memaparkan tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan dan Ujian Nasional. Secara garis besar, ada beberapa ujian SMK, yaitu ujian kompetensi (UK), ujian sekolah (US), dan ujian nasional (UN).

Direktur Pembinaan SMK, Anang Tjahjono, menjelaskan bahwa UK terdiri dari ujian teori dan praktik. UK menjadi kebijakan tersendiri, karena lulusan SMK ditekankan pada keahlian dan keterampilan. Lulusannya pun dapat memperoleh sertifikat keahlian sesuai dengan jurusannya. Sementara UN mata pelajaran yang diujikan sama seperti di SMA meliputi Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Bagi kebanyakan siswa SMK, UN bukanlah suatu masalah. Hal ini mengingat kebanyakan berorientasi kerja selepas sekolah menengah.

"Jadi, mereka betul-betul belajar keahlian dengan sungguh-sungguh, karena inilah yang nantinya akan diterapkan di dunia kerja maupun wirausaha," kata Anang.

Secara filosofi, Anang berpendapat UN SMK berguna untuk memetakan penerimaan siswa dalam menerima pelajaran. Tetapi ada hal lain yang lebih penting, yaitu kompetensi lulusan SMK yang menjadi parameter keberhasilan individu lulusan. 

Perguruan Tinggi
Pada dasarnya, lulusan SMK juga dapat melanjutkan ke perguruan tinggi (PT), walaupun secara skema mereka dapat menjadi pekerja atau berwirausaha. Tak ada perbedaan untuk masuk perguruan tinggi dari sekolah SMA maupun SMK. Hanya, setiap perguruan tinggi punya evaluasi masing-masing untuk penerimaan mahasiswa baru. Di sekolah pun prestasi siswa selalu terpantau melalui nilai rapornya.

Mustagfirin menjelaskan, kurang lebih 20 persen lulusan SMK melanjutkan ke perguruan tinggi. Mereka akan berebut kursi PT dengan lulusan SMA/MA, sementara daya tamping PT masih sangat terbatas.

Lulusan SMK maupun SMA yang ingin melanjutkan pendidikan ke PT, harus memenuhi tiga syarat, yaitu kemampuan finansial, akademik, dan ada minat. Namun demikian, daya tampung PT dapat meningkat dengan keberadaan Akademi Komunitas (AK).

Pada prinsipnya, AK adalah lanjutan berbasis keterampilan dari sekolah menengah, baik bagi siswa SMA, SMK, atau Madrasah Aliyah. AK diharapkan mampu menawarkan program keahlian yang betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat, seperti animasi, pertanian, kelautan, dan otomotif.

Anang menambahkan, pilihan lain bagi lulusan SMK adalah melanjutkan ke politeknik yang membuka sains terapan dan doktor sains terapan.

"Ini juga sesuai dengan KKNI atau Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia tahun 2012. Jadi, terlihat jelas tingkat kualifikasinya, bahwa jenjang siswa SMK tidak hanya melalui studi formal, tetapi juga dari bidang-bidang profesional ataupun kegiatan kerja mandiri," ujarnya.

Sementara itu, bagi yang memilih untuk bekerja, tidak perlu khawatir. Banyak industri di dalam dan luar negeri yang kini semakin mengakui kompetensi lulusan SMK.

"Bahkan Jepang menilai pekerjanya yang lulusan SMK sangat profesional, pekerja keras, dan berkomitmen tinggi. Ini yang membuat mereka terheran-heran," kata Anang.

Program SMK
Saat ini di SMK terdapat 6 bidang keahlian, 40 program studi, dan 121 kompetensi keahlian. Jumlah ini nantinya akan berkembang seiring diterapkannya Kurikulum 2013.

Menyikapi perubahan pada kurikulum ini, Anang melanjutkan, secara umum hanya terletak pada perubahan mata pelajaran wajib saja, seperti Agama, Pancasila, Bahasa Indonesia, dan Matematika. Sementara pelajaran lainnya tetap berjalan sesuai peminatan siswa. Yang terpenting diketahui adalah ada dua program SMK yang diselesaikan dalam waktu berbeda, yaitu program tiga tahun dan program empat tahun (satu tahun praktik lapangan).

"Jadi, lulusan SMK punya pangsa pasar tersendiri, yaitu partner industri. Bahkan, walaupun belum lulus, sudah ada yang memesan," tambah Anang.

Konsep ini sesuai dengan desain awal SMK, yaitu menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan bersertifikat. Proses pembelajarannya pun diarahkan pada kemandirian untuk menciptakan peluang usaha.

Siswa diberi kebebasan untuk berinovasi dan berkreativitas sesuai dengan bidangnya. Guru hanya menyampaikan permasalahannya. Sementara solusinya diserahkan kepada siswa, kemudian harus mereka presentasikan.

"Dengan begitu, siswa terlatih berinovasi menciptakan ide-ide baru untuk dikritisi guru dan teman-temannya sendiri untuk kemudian diperbaiki. Di sisi lain, communication skill siswa juga terlatih," tutur Anang.

Selain itu, guru juga berperan untuk mengajarkan sosial kultur guna memberikan bekal siswa dalam berinteraksi di lingkungan kerja. Dengan berbagai keahlian yang dimiliki, lulusan SMK memiliki banyak pilihan dalam mencari kehidupan, yaitu berkarir di dunia industri atau menekuni usaha sendiri. Semua itu bisa dilakukan oleh lulusan SMK, yang tentu saja, sesuai dengan kredo; SMK Bisa! (ARIFAH) 
Editor : Latief

Si Miskin Tidak Dilarang Sekolah....

Si Miskin Tidak Dilarang Sekolah....

  • Rabu, 16 Oktober 2013 | 12:36 WIB
Dana BSM diberikan kepada siswa mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Kemdikbud maupun Kementerian Agama (Kemenag). | M Latief/KOMPAS.com

Istilah "Si Miskin Dilarang Sekolah" tentu tidak berlaku karena pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah mengucurkan bantuan dana pendidikan melalui Program Bantuan Siswa Miskin (BSM). Program BSM bahkan menjadi satu dari enam program prioritas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) pada 2014 nanti. Adapun lima program prioritas lainnya yaitu Pendidikan Menengah Universal (PMU), Kurikulum 2013, peningkatan kualitas guru, rehabilitasi dan sarana prasarana, dan afirmasi daerah 3T.

Program BSM adalah program nasional yang bertujuan untuk menghilangkan halangan siswa miskin bersekolah dengan membantu mereka memperoleh akses pelayanan pendidikan yang layak, mencegah putus sekolah, dan menarik siswa miskin untuk bersekolah kembali. BSM juga ditujukan untuk membantu siswa memenuhi kebutuhan dalam kegiatan pembelajaran dan mendukung Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun, bahkan hingga Pendidikan Menengah Universal (PMU).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, tidak boleh ada alasan faktor ekonomi menjadi penghalang anak mendapatkan layanan pendidikan.

"Karena itu, harus dipastikan semua anak dari keluarga miskin bisa bersekolah dan jangan sampai putus sekolah," tegasnya.

Program BSM bersifat bantuan langsung kepada siswa, dan bukan merupakan beasiswa. BSM diberikan berdasarkan kondisi ekonomi siswa, dan bukan berdasarkan prestasi. Sedangkan beasiswa diberikan dengan mempertimbangkan prestasi siswa. Dana BSM diberikan kepada siswa mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Kemdikbud maupun Kementerian Agama (Kemenag). 

Pascapengurangan subsidi untuk Bahan Bakar Minyak (BBM), besaran BSM naik sebesar 10 persen. Untuk SD dan MI, dari Rp 350.000/siswa pertahun menjadi 450.000/siswa pertahun. Untuk SMP dan MTs dari Rp 560.000/siswa pertahun menjadi Rp 750.000/siswa pertahun.

Sementara itu, besaran BSM untuk siswa SMA, SMK dan MA tetap berjumlah Rp 1 juta/siswa pertahun. Khusus untuk perguruan tinggi, BSM diberikan dengan nama Bidikmisi (Beasiswa Pendidikan untuk Mahasiswa Miskin). Mahasiswa miskin yang mendapat Bidikmisi akan menerima bantuan pendidikan minimal sebesar Rp 600.000/mahasiswa persemester atau Rp 1,2 juta pertahun.

Siswa SD penerima BSM langsung dapat sekolah di SMP dan wajib mendapat BSM. Demikian juga setelah lulus SMP, mereka dapat melanjutkan ke SMA dan wajib menerima BSM. Jika prestasi akademiknya baik, siswa tersebut bahkan bisa mendapatkan beasiswa Bidikmisi di perguruan tinggi.

Pendataan

Berdasarkan data BPS tahun 2013, rata-rata nasional angka putus sekolah usia 7–12 tahun mencapai 0,67 persen atau 182.773 anak; usia 13–15 tahun sebanyak 2,21 persen, atau 209.976 anak; dan usia 16–18 tahun semakin tinggi hingga 3,14 persen atau 223.676 anak.
 
Provinsi terbanyak siswa putus sekolah usia 7–12 tahun dan 13–15 tahun adalah Jawa Barat hingga masing-masing 32.423 anak dan 47.198 anak. Pada usia 16–18 tahun, distribusi putus sekolah terbanyak di Provinsi Jawa Timur mencapai 35.546 anak.

Karena itu diharapkan, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota aktif mencari dan mendata anak putus sekolah. Anak-anak tersebut wajib dikembalikan ke sekolah. “Harus ada gerakan mencegah anak putus sekolah. Pemerintah ingin stop anak-anak putus sekolah karena alasan apa pun,” ujar Mendikbud.

Dana BSM dapat dimanfaatkan siswa untuk membeli perlengkapan (misalnya buku pelajaran, alat tulis, sepatu dan tas), biaya transportasi ke sekolah/madrasah, dan uang saku untuk sekolah. Dana BSM dapat dibatalkan jika siswa penerima BSM berhenti sekolah, menerima beasiswa dari instansi atau sumber lain, telah didakwa dan terbukti melakukan tindakan kriminal, dan tidak lagi masuk dalam kriteria siswa miskin.

Sebagai program nasional untuk rakyat miskin, manajemen BSM dilakukan bekerja sama dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Anggota Pokja Pengendali Program Bantuan Sosial TNP2K, Dyah Larasati mengatakan, BSM ditujukan kepada 16,6 juta anak usia sekolah. Lebih lanjut ia mengatakan, untuk mendapatkan BSM, rumah tangga penerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS) cukup membawa KPS ke sekolah/madrasah tempat siswa terdaftar untuk dicalonkan sebagai penerima manfaat program BSM.

Sementara itu, beberapa hasil dari evaluasi dan studi berlanjut terhadap pelaksanaan Program BSM, kelemahan terdapat di ketidaktepatan penetapan sasaran BSM. Hasil evaluasi itu menemukan banyaknya rumah tangga tidak miskin yang menerima BSM. 

Wakil Kepala Bidang SDM dan Administrasi Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universita Gadjah Mada (UGM), Pande Made Kutanegara mengatakan, anggaran atau alokasi biaya pendidikan yang dikeluarkan oleh masing-masing rumah tangga sesungguhnya cukup besar. Jika tidak ada upaya dari pemerintah maka kelompok rumah tangga miskin akan semakin sulit untuk mengenyam pendidikan.

"'Tidak hanya akses, persoalan pendidikan juga merupakan persoalan aset. Jika orang tidak mempunyai aset atau uang, dia tidak bisa bersekolah,'" tuturnya.

Pande berharap, melalui skema KPS, rumah tangga miskin yang menerima KPS dan memiliki anak usia sekolah berhak untuk mendapatkan BSM.
Editor : Latief